Mengapa Penis Mengeluarkan Cairan Putih Kental

Mengapa Penis Mengeluarkan Cairan Putih Kental. Kebanyakan orang akan bertanya-tanya Ketika mengalami gejala penis mengeluarkan cairan putih kental yang tidak di ketahui penyebabnya. Perlu anda ketahui, Penyebab Keluarnya cairan kental yang berwarna putih atau hijau merupakan tanda adanya infeksi pada saluran pembuangan urine atau di sebut (Uretra). Infeksi tersebut dapat di sebabkan karena beberapa bakteri penyebab Penyakit kelamin seperti bakteri penyebab Kencing Nanah (Gonore) atau Raja Singa (Sipilis). Namun, melihat efeknya yaitu keluar cairan putih kental atau keruh dengan volume keluar yang lumayan banyak adalah efek infeksi dari bakteri Treponema Pallidum atau bakteri penyebab penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa). Bakteri tersebut umumnya menginfeksi pada saluran kencing baik pria ataupun wanita. 

Penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa) memang umumnya di derita oleh mereka yang sering melakukan kontak seksual baik itu vaginal, anal, ataupun oral seks dengan pasangan yang berbeda-beda. Apalagi mereka yang sering masuk ke tempat-tempat prostitusi sangat beresiko untuk terinfeksi berbagai jenis penyakit kelamin termasuk juga penyakit kelamin Sipilis (Raja singa). Perlu anda ketahui, Penggunaan kondom hanyalah untuk antisipasi dan tidak serta-merta melindungi anda dari bakteri Penyebab penyakit kelamin karena terkadang ada orang yang merasa aman melakukan kontak seksual dengan bergonta-ganti pasangan karena sudah memakai kondom. pemakaian kondom yang salah sedikit saja dapat berakibat fatal dan menyebabkan anda terinfeksi. 

Paket 1
Obat Herbal Raja Singa (Sipilis)
Gang Jie dan Pipeca @50 kapsul
Harga Rp. 295.000,-


Untuk Pemesanan Silahkan Hubungi Layanan Pelanggan Kami Via Telp/SMS pada nomor :


Tel-Sel : 0813 9002 7030.XL : 0877 7215 2579
WA : 0877 7215 2579
BBM : D11B4142
Kunjungi Juga Artikel :

Mengenal Sipilis atau Raja Singa

Sipilis atau masyarakat luas sering menyebut Raja Singa ialah  salah satu penyakit kelamin yang di karenakan oleh bakteri yang menginfeksi pada saluran pembuangan urine atau air kencing pada alat kelamin baik itu laki-laki ataupun perempuan. Bakteri yang menyebabkan seseorang untuk menderita penyakit kelamin Sipilis atau Raja Singa adalah Bakteri Treponema Pallidum yang tidak menginfeksi pada saluran pembuangan urine saja, Akan tetapi juga menyerang anggota badan lainnya seperti Mulut Rahim (Serviks), Saluran Pembuangan Tinja (Anus), Hingga ke tenggorokan. Untuk mengetahui apakah anda menderita penyakit kelamin Sipilis atau Raja Singa dapat di lakukan pengetesan pada laboratorium atau dengan melihat tanda-tanda atau gejala yang anda rasakan.

Tanda-tanda Sipilis (Raja Singa) 

Kita harus menyimpan indeks kecurigaan yang tinggi untuk mendiagnosa sifilis, karena manifestasi sifilis (terutama sifilis lanjutan) tidak sespesifik dan mungkin menyamarkan pada banyak penyakit lainnya. 
  • Perhatian yang ketat terhadap waktu terjadinya dan gejala diperlukan untuk mengetahui stadium yang tepat. 
  • Dapatkan riwayat seksual dan sosial secara menyeluruh dari penderita, termasuk jumlah pasangan seksual, penggunaan kondom, riwayat PMS (Penyakit Menular Seksual) pada pasien dan pasangannya, penggunaan obat intravena (IV) atau vaksin.
  • Pada anak-anak dan bayi, carilah riwayat ibu, riwayat terpajang pada individu  atau dengan produk darah, dan riwayat pelecehan seksual.
Setiap orang akan merasakan tanda-tanda awal terinfeksi penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa) yang berbeda-beda baik laki-laki ataupun perempuan dan tergantung kekuatan sistem imunitas dari tubuh penderita. Berikut adalah isyarat atau tanda-tanda awal infeksi dari bakteri sipilis yang umum di rasakan.

Pada Penderita Laki-laki.

Pada Penderita laki-laki umumya merasakan tanda-tanda atau isyarat terinfeksi bakteri pada hari ke 7 sampai hari ke 14 setelah masuknya bakteri ke dalam tubuh. Adapun Tanda-tandanya sebagai berikut:
  • Terasa Sakit pada ujung alat reproduksi atau kelamin ketika buang air seni ataupun melakukan hubungan seksual.
  • Munculnya air kental berwarna putih agak gelap dari alat reproduksi atau kemaluan.
  • Tiba-tiba Lecet Memerah yang tidak terasa sakit pada sekitar selangkangan sampai kelamin.
  • Keluarnya Ruam Merah pada Semua anggota badan bisanya pada punggung dan sekitar telapak tangan.
  • Ada luka kerongkongan pada orang-orang melakukan oral sek, sehingga kerongkongan sering terasa sakit. 
  • Urine (air kencing) berwarna cenderung gelap, feses berwarna terang. 
  • Mata dan kulit cendrung berwarna kuning 
  • Timbulnya bentuk lepuh kecil pada daerah kelamin, dimana itu bisa berubah menjadi koreng.
Pada Penderita Perempuan

Penderita perempuan seringkali tidak merasakan Isyarat atau tanda-tanda dari sipilis atau baru merasakannya pada hari ke 14 sampai hari ke 30 setelah masuknya bakteri ke dalam tubuh. Adapun tanda-tanda atau isyarat yang umum di rasakan pada wanita:
  • Keluarnya cairan keputihan abnormal dari alat reproduksi atau rahim.
  • Alat Reproduksi terasa tidak nyaman dan muncul luka yang tidak terasa sakit.
  • Rasa nyeri ketika buang air kecil
  • Rasa nyeri saat berhubungan seksual
  • Timbulnya rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya.
  • Timbulnya luka kecil (terkadang tidak terasa sakit) disertai pembengkakan kelenjar getah bening. 
  • Terjadinya perubahan warna kulit dan mata.
Tanda-tanda atau isyarat awal Sipilis (Raja Singa) yang cukup ringan menyebabkan banyak orang yang mengabaikannya atau hanya mengira tanda tersebut akibat dari bakteri penyabab penyakit kulit atau infeksi biasa, dan jika pada seseorang yang sudah berumah tangga akan menularkan pasangannya dan terjadi penularan pingpong atau dari suami ke istri dan balik lagi dari istri ke suami sampai tanda-tanda infeksi di sadari. Atau jika seorang Pekerja Seks Komersil yang tidak menyadari bahwa dia telah terinfeksi bakteri penyakit kelamin Sipilis atau Raja Singa akan menularkan kepada setiap orang yang menggunakan jasanya dan Sipilis pun akan terus menyebar.

Fase atau Tingkatan Penyakit Sipilis (Raja Singa)
Selain tanda-tanda di atas Penyakit Kelamin Sipilis (Raja Singa) juga memiliki Empat Fase tingkat keparahan yaitu Fase Primer (Tingkatan pertama), Fase Sekunder (Tingkatan Kedua), Fase Laten (Tingkatan Ketiga), dan Fase Tersier (Tingkatan keempat). Pada setiap fase memiliki gejala yang berbeda-beda dan memiliki masa waktu yang berbeda pula. berkut adalah penjelasan lebih lanjut tentang fase atau tingkatan penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa.

1. Tingkatan Pertama

Sifilis primer terjadi 10-90 hari setelah kontak dengan individu yang terinfeksi. Bakteri Ini bermanifestasi terutama pada kelenjar penis pada pria dan pada vulva atau leher rahim pada wanita. Sepuluh persen luka akibat sifilis ditemukan pada anus, jari, lidah, puting susu, atau situs ekstragenital lainnya.

Pada awal infeksi dari bakteri penyebab Sipilis (Raja Singa) menyebabkan munculnya Lecet atau luka yang membekas seperti gigitan serangga pada sekitar alat reproduksi atau kelamin pada hari ke 7 hingga ke 14 atau dapat berjuga bertahan 1 sampai 2 bulan sebelum sembuh dengan sendirinya tanpa meninggalkan jejak apapun.

2. Tingkatan Kedua

Setelah sembuh dari tingkatan pertama tanpa di obati, penderita Sipilis atau Raja Singa akan merasakan tingkatan kedua dengan di tandai munculnya Ruam bulat yang berwarna merah pada seluruh anggota badan tetapi umumnya pada sekitar telapak tangan dan punggung. Selain itu, Tingkatan kedua Sipilis (Raja Singa) juga dapat mengakibatkan selera makan menurun, Sakit pada tenggorokan, dan keluarnya daging tumbuh di sekitar kelamin (Kutil Kelamin).

Gejala dari sifilis sekunder konstitusional ringan, sakit kepala, anoreksia, mual, nyeri pada tulang, dan kelelahan sering terjadi, begitu pula demam dan kekakuan pada leher. Sejumlah kecil pasien mengalami meningitis sifilis akut dan hadir dengan sakit kepala, kaku leher, mati rasa atau kelemahan wajah, dan tuli.

Manifestasi kurang umum lainnya termasuk keterlibatan GI, hepatitis, nefropati, proktitis, artritis, dan neuritis optik.

3. Tingkatan Ketiga

Jika saja pada tingkatan kedua belum melakukan pengobatan atau belum sembuh total, Maka bukan tidak mungkin Penderita akan memasuki Tingkatan yang ketiga,yang mana pada tingkatan ini Sipilis (Raja Singa) seperti sudah sembuh total tanpa menyebabkan suatu tanda-tanda apapun. Sipilis Pada masa ketiga dapat bertahan satu sampai dua tahun sebelum Penderita memasuki tingkatan selanjutnya atau tingkatan terberat dari penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa).

Latensi dapat berlangsung dari beberapa tahun sampai 25 tahun sebelum lesi destruktif sifilis tersier terwujud. Pasien yang terkena mungkin ingat gejala sifilis primer dan sekunder. Mereka asimtomatik selama fase laten, dan penyakit ini hanya terdeteksi oleh tes serologis.
Sifilis laten dibagi menjadi laten awal dan laten terlambat. Perbedaan itu penting karena perawatan untuk masing-masingnya berbeda. Periode laten awal adalah tahun pertama setelah resolusi sifilis primer atau sekunder. Pasien asimtomatik yang memiliki tes serologis yang baru aktif setelah hasil tes serologis negatif dalam 1 tahun juga dianggap pada periode laten awal. Sifilis laten terlambat tidak menular. Namun, wanita pada tahap ini bisa menyebarkan penyakit ini secara in utero.

4. Tingkatan Keempat

Setelah melewati semua tingkatan, infeksi yang di sebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum akan menyebar ke anggota tubuh lainnya bersamaan dengan peredaran darah dan mengakibatkan komplikasi penyakit lainnya termasuk kelumpuhan, impotensi, atau hal yang paling di takuti yaitu kematian. Tingkatan keempat merupakan tingkatan terakhir dari penyakit sipilis (Raja Singa). 

Sifilis tersier (lambat) lambat progresif dan dapat mempengaruhi organ manapun. Penyakit ini umumnya tidak dianggap menular pada tahap ini. Manifestasi (Perkembangan) dapat mencakup hal berikut:
  • Gangguan keseimbangan, parestesia, inkontinensia, dan impotensi
  • Temuan neurologis fokal, termasuk pendengaran sensorineural dan kehilangan penglihatan
  • Nyeri dada, sakit punggung, stridor, atau gejala lain yang berhubungan dengan aneurisma aorta
Lesi sifilis tersier biasanya terjadi dalam 3-10 tahun infeksi. Keluhan pasien biasanya disebabkan oleh nyeri tulang, yang digambarkan sebagai rasa sakit yang menusuk dan membosankan pada malam hari.

Keterlibatan SSP dapat terjadi, dengan menghadirkan gejala yang mewakili daerah yang terkena dampak (misalnya, keterlibatan otak seperti sakit kepala, pusing, gangguan mood, kekakuan leher, penglihatan kabur, dan keterlibatan spinal cord [gejala bulbar, kelemahan dan pemborosan korset bahu dan otot lengan, inkontinensia, impotensi]).

Beberapa pasien dapat hadir hingga 20 tahun setelah infeksi dengan perubahan perilaku dan tanda-tanda demensia lainnya, yang merupakan indikasi paresis.

Waktu yang di butuhkan beralihnya antar tingkatan berbeda-beda pada setiap orang dan terlebih bakteri penyebab Sipilis dapat tertidur di dalam tubuh hingga beberapa tahun dan tidak menimbulkan efek apapun dan dapat secara tiba-tiba bangun dan menimbulkan tanda yang langsung parah. 

Pengobatan Sipilis (Raja Singa)

Pengobatan pada penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa) dapat di lakukan dengan memberikan suntikan Pinisilin atau antibiotik. Manfaat dari Pinisilin ialah untuk mehentikan pertumbuhan bakteri tertentu dan pada kasus ini untuk membunuh bakteri Treponema Pallidum. sedangkan fungsi dari antibiotik adalah untuk membunuh semua bakteri yang kemungkinan masuk setelah Bakteri Penyebab Sipilis Menginfeksi tubuh penderitanya. Selain menggunakan Zat kimia pinisilin dan antibiotik terdapat juga beberapa tumbuhan yang berfungsi atau bermanfaat sama dengan pinisilin dan antibiotik seperti Kayu Kedondong, Bawang Putih, Gula Aren serta beberapa Ramuan tertentu. 

1. Obat Sipilis Kayu Kedondong

Cara meramu obat Sipilis (Raja Singa) menggunkan kayu kedondong adalah dengan memotong kayu dari buah kedondong sebesar 5 jari kemudian merebusnya menggunakan air bersih hingga air rebusan tinggal separuhnya. Setelah itu saring air rebusan tersebut lalu meminumnya 2 kali sehari dengan takaran satu gelas sekali minum.

2.Obat Sipilis Bawang Putih

Untuk mengobati Sipilis (Raja Singa) menggunakan bawah putih dapat de lakukan dengan mengkonsumsi bulat-bulat bawang putih sebanyak 3 butir atau siung. dan jika anda tidak dapat memakan bulat-bulat bawang putih jug dapat di iris dan di campurkan dengan air Putih dan di minum rutin 3 kali sehari. 

3. Obat Sipilis Gula Aren

Pengobatan Sipilis yang di lakukan dengan gula aren adalah dengan meramu sendiri gula aren di campur dengan pulosari, kayu timur, adas, dan juga akar pohon temblekan. 
Cara meramunya adalah dengan menggmbil gula aren 3 potong, 1 potong pulosari, 1 potong kayu timur sepanjang 8 cm, adas 3/4 sendok teh, dan 1/4 akar pohon temblekan. setelah semua bahan terkumpul, potong-potong semu bahan dan rebus lah menggunakan air putih sampai air benar-benar mendidih. setelah itu dinginkan rebusan tersebut lalu saring airnya. minumlah air rebusan yang sudah di saring tersebut secara rutin 3 kali sehari dengan takaran 3/4 gelas untuk sekali minum.

Pencegahan Sipilis (Raja Singa)

Dalam pencegahan penyakit kelamin Sipilis atau raja singa adalah dengan setia kepada pasangan anda dan terus menghindari bergonta-ganti pasangan atau melakukan Seks Bebas. Menggunakan kondom juga dapat mencegah penularan bakteri penyebab Sipilis (Raja Singa), walaupun begitu anda tetap harus waspada dan jangan mentang-mentang anda sudah menggunakan kondom anda akan selalu terjaga dari bakteri Sipilis (Raja Singa) dan tetap melakukan Seks Bebas. 

Hindari melakukan seks yang tidak wajar seperti melakukan Seks menggunakan lubang belakang (Anus) atau biasa di sebut anal seks karena seks yang tidak wajar tersebut dapat memicu tumbuhnya bakteri penyebab Sipilis (Raja Singa). Selain melakukan oral seks, Oral seks juga sama saja dapat menjadi awal penularan Sipilis (Raja Singa). 

Ketika anda sudah terinfeksi Sipilis (Raja Singa) jauhilah semua kontak seksual walaupun secara vaginal, anal, ataupun oral Seks karena semua kegiatan tersebut dapat menjadi media penularan penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa) sehingga anda akan menularkan penyakit anda kepada pasangan anda.


Perlu anda ketahui bahwa selain melalui kontak seksual, penyakit kelamin Sipilis (Raja Singa) juga dapat menular melalui media lainnya seperti dildo (mainan seks) yang terkontaminasi dan tidak selalu di lapisi kondom baru sebagai antisipasinya. Untuk Para Pecandu Narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian juga dapat menularkan penyakit Sipilis atau anda yang menggambar tato di tubuh pastikan jarum yang di gunakan sudah di sterilkan.

Dan untuk yang terakhir dan sangat penting yaitu bagi Ibu Hamil yang sudah pernah menjadi penderita Sipilis atau penyakit kelamin agar segera mengecek kembali sesegera mungkin setelah memasuki kehamilan karena bakteri Sipilis dapat menurun dari ibu hamil baik pada proses kehamilan ataupun pada proses persalinan.

Cara Mengetahui Sipilis (Raja Singa)

Selain dengan melihat tanda-tanda dan isyarat yang di atas, untuk memastikan bahwa anda telah terinfeksi bakteri penyakit kelamin sipilis juga dapat di lakukan dengan beberapa cara seperrti berikut ini:

1. Tes Darah

Melakukan tes darah pada laboratorium merupakan langkah yang sangat tepat untuk mengetahui bahwa anda terinfeksi Bakteri Sipilis atau tidak melalui tes imunitas atau antibody. Jika anda memang positif terinfeksi pasti akan menunjukan hasil positif. Akan tetapi, untuk tes antibody memiliki kekurangan yaitu walaupun anda sudah sembuh beberapa bulan dan ingin memastikan dengan melakukan test antibody lagi hasilnya akan tetap positif, Maka dari itu untuk memastikan infeksi yang terbaru perlu melakukan pengecekan tambahan yang di sebut RPR test.

2. Test Pada Cairan Akibat Infeksi

Selain tes pada darah,Untuk cara selanjutnya test ini hanya dapat di lakukan pada penderita yang baru memasuki fase atau tingkatan pertama dan kedua penyakit sipilis untuk mengetahui anda terinfeksi bakteri pada Sipilis (Raja Singa) adalah dengan melakukan test pada cairan yang di sebabkan oleh infeksi baik itu pada luka atau cairan yang keluar dari alat reproduksi atau kelamin

Komplikasi Akibat Sipilis

Jika anda sudah merasakan tanda atau gejala pengobatan yang di lakukan sesegera mungkin sangatlah di anjurkan karena bakteri sipilis yang tidak segera di netralisir akan menimbulkan komplikasi penyakit lainnya seperti berikut ini :
  • Gangguan Pada Saraf
  • Mulai menurunnya fungsi penglihatan
  • Kerusakan Fungsi Jantung
  • Impotensi
  • Gangguan Pada Jaringan Pembuluh Darah

Dengan bertambahnya hari, penderita penyakit kelamin tidak terkecuali Sipilis semakin bertambah banyak yang di sebabkan karena semakin maraknya kegiatan seks bebas baik dari pergaulan bebas pemuda pada zaman sekarang atau karena semakin menjamurnya tempat-tempat prostitusi baik di dalam kota-kota besar sampai masuk ke pelosok-pelosok desa. Oleh sebab Itu, Kami Berusaha membantu para penderita penyakit kelamin dengan melayani konsultasi gratis seputar penyakit kelamin dan juga menyediakan Produk obat herbal yang kami produksi menggunakan bahan yang 100% alami yang di ramu oleh tenaga ahli kami, serta di bantu dengan peralatan yang modern yang tentu lebih higienis.

Produk kami aman untuk di konsumsi terbukti dengan sudah terdaftarnya produk kami pada BPOM (Badan Pengawas Obat Dan Makanan) dan bisa anda cek sendiri pada webnya BPOM.


Selain sudah terdaftar pada BPOM produk kami juga sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI (Majlis Ulama Indonesia) 


Untuk Penyembuhan pada Penyakit Kelamin Sipilis (Raja Singa), Kita memiliki beberapa Paket Pengobatan seperti berikut ini :

Paket 1
Obat Herbal Raja Singa (Sipilis)
Gang Jie dan Pipeca @50 kapsul
Harga Rp. 295.000,-



Paket 2
Obat Herbal Raja Singa (Sipilis)
Gang Jie, Pipeca, dan Habatop @50 Kapsul
Harga Rp. 445.000.-

Paket 3 
Obat Herbal Raja Singa (Sipilis)
Gang Jie, Pipeca, Habatop, Dan BD (Bersih Darah) @50 kapsul
Harga Rp. 550.000.-


Konsultasi Dan Pemesanan hubungi no Customer Service kami
Call/Sms
Tel-Sel : 0813 9002 7030
   XL : 0877 7215 2579
  WA : 0877 7215 2579
BBM : D11B4142
Nb:harga di atas belum termasuk ongkos kirim

Cara Memesan Obat Sipilis (Raja Singa)

Untuk cara pemesanan pada kami hampir sama saja dengan melakukan transaksi via online lainnya yaitu dengan mengirimkan format pesanan via Sms/Wa ke nomor Customer Service Kami.

Contoh Format pesanan

Nama Lengkap#Alamat Lengkap#Obat Yang Di Pesan#jumlah Pesanan#Bank Yang Di Gunakan.

Contoh Sinwani#JL Dahlia No 06 Langensari Jawa Barat#Obat Kencing Nanah#Paket 1#Bank BCA.

Untuk Nomor Rekening dapat di tanyakan kepada customer service kami ketika akan melakukan pembayaran.

Untuk Proses Pengiriman Barang Akan Langsung Kami Proses Setelah Pembayaran kami terima. Pengiriman Paket Kita mempercayakan kepada agen terpercaya seperti JNE, TIKI, Dan POS INDONESIA. 


Untuk Ongkos Kirim 
Pulau Jawa : Rp. 25.000.-
Luar Pulau Jawa : Rp. 50.000.-
Papua dan Madura : Rp. 100.000.-
Kesembuhan adalah yang utama, Pengobatan adalah Prosesnya, De Nature Lah Ahlinya

Load disqus comments

0 komentar